Polisi Kepung Lokasi Pelarian Pelaku Penembakan

PALU- Aparat kepolisian di Poso Sulawesi Tengah mengepung keberadaan dua orang pelaku yang diduga sebagai pelaku penembakan tiga polisi di Palu. Sebelumnya pelaku tersebut terlibat dua kali kontak senjata dengan aparat kepolisian di dua lokasi berbeda di wilayah Napu dan Poso Pesisir Selatan.

Aparat kepolisian Polres Poso Sulawesi Tengah, Rabu (25/5/2011) malam terus mengejar  dua pelaku penembakan tersebut sejak Sore hari. Pelaku melarikan diri ke dalam hutan setelah sebelumnya terlibat baku tembak dengan anggota polisi pada pukul 17.30 WITA. Awalnya, pelaku dikejar setelah sebelumnya juga terlibat kontak senjata dengan aparat kepolisian di polsek Lore Utara yang sedang melakukan sweeping di desa Sedoa kecamatan Lore Utara

Kedua pelaku yang terdesak kemudian melarikan diri dengan sepeda motor jenis jupiter z menuju ke arah Poso. Namun pelaku kemudian berpapasan dengan anggota polisi dari polres Poso yang dikerahkan ke Lore Utara. Saat itulah terjadi baku tembak dengan anggota polisi dan pelaku pun segera memutar motor mereka dan kembali melarikan diri

Kedua pelaku kini diduga kuat berada di wilayah hutan lebat antara desa Tangkura hingga desa Dewua. Jarak kedua desa itu mencapai 17 km, polisi sendiri kini melakukan penjagaan ketat di sejumlah titik. Polisi menerjukan satuan Brimob Subden 3 Gegana Poso serta pelopor Detasemen B sebanyak 35 orang. Semuanya ditempatkan di desa Dewua. Sementara tim Gabungan dari Polres Poso dan Polsek Poso Pesisir Utara bersiaga di desa Tangkura.

Hal itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak kedua pelaku. Polisi rencananya akan menyisir titik yang diduga kuat tempat keberadaan pelaku penyisiran dilakukan segera setelah ada cahaya matahari

Sementara itu akibat peristiwa ini situasi mencekam terasa khususnya di desa Dewua dan desa Sanginora Poso Pesisir Selatan pemerintah Desa setempat menghimbau seluruh warga masyarakat untuk tidak keluar rumah bahkan pemerintah desa juga menjemput mengevakuasi warga masyarakat yang bermalam di kebun untuk kembali kerumah masing masing hingga polisi menangkap kedua pelaku yang diduga bersenjata api

Hingga berita ini diturunkan petinggi di kepolisian polres poso belum bersedia diwawancara.(Yoanes Lita/SUN TV/ugo)